Dari kecil,
Setiap kali saya ditanya apa cita-cita saya, saya selalu jawab; "Mau jadi sutradara..."
Saya nggak punya cita-cita seperti beberapa teman lain yan ingin jadi dokter, pilot atau guru.
Lucunya, orang tua saya juga nggak pernah tuh secara langsung atau tidak langsung "mengecilkan" cita cita saya.
Mungkin karena lihat basic pekerjaan Papah saya yang berkutat di bidang serupa.
Mereka cuma menyampaikan apa tanggung jawabnya kalau saya akhirnya berhasil mencapai cita-cita yang saya tinggikan itu.
"Nanti kalau jadi sutradara, waktu buat keluarganya susah lho..."
"Kalau mau jadi sutradara, cari suaminya yang ngerti kerjaannya ya, jadi ga sering berantem"
dan lain lain, dan lain lain.
Setiap kali saya ditanya apa cita-cita saya, saya selalu jawab; "Mau jadi sutradara..."
Saya nggak punya cita-cita seperti beberapa teman lain yan ingin jadi dokter, pilot atau guru.
Lucunya, orang tua saya juga nggak pernah tuh secara langsung atau tidak langsung "mengecilkan" cita cita saya.
Mungkin karena lihat basic pekerjaan Papah saya yang berkutat di bidang serupa.
Mereka cuma menyampaikan apa tanggung jawabnya kalau saya akhirnya berhasil mencapai cita-cita yang saya tinggikan itu.
"Nanti kalau jadi sutradara, waktu buat keluarganya susah lho..."
"Kalau mau jadi sutradara, cari suaminya yang ngerti kerjaannya ya, jadi ga sering berantem"
dan lain lain, dan lain lain.









